TERM OF REFERENCE

A. LATAR BELAKANG
 

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menunjukkan rawannya derajat kesehatan ibu dan bayi, kejadian lahir mati dan kematian bayi pada minggu pertama kehidupannya dipengaruhi oleh kondisi kehamilan, komplikasi pada ibu dan bayi baru lahir, serta pertolongan persalinan disamping kondisi yang berkaitan dengan perawatan bayi baru lahir. Masalah kesehatan ibu dan anak perlu segera diatasi karena derajat kesehatan ibu dan anak sangat menentukan kualitas sumber daya manusia pada masa yang akan datang. Berbagai intervensi perlu dilakukan menggunakan pendekatan siklus kehidupan (continuum of care) dengan tujuan mencapai derajat kesehatan setinggi-tingginya sejak pra konsepsi, pra hamil, hamil, bersalin, nifas, bayi, anak balita, remaja. Pemerintah Kota Surabaya melakukan berbagai macam intervensi yaitu audit maternal perinatal sosial dan audit maternal perinatal, pendampingan ibu hamil dan ibu hamil HIV, pendampingan 1000 HPK, pemeriksaan skrining hipertiroid kongenital (SHK), sarasehan ibu hamil, dan pemilihan duta kesehatan remaja agar dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan (AKB) di Kota Surabaya. Penyusunan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dilaksanakan sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dan Peraturan Walikota Nomor 43 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya nomor 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender untuk mencapai pembangunan di Kota Surabaya yang adil baik bagi laki-laki maupun perempuan.

B. TUJUAN
 

1. Menurunkan Angka Kematian Ibu, Bayi dan Baduta serta Baduta Pendek (Stunting) di Kota Surabaya 2. Melakukan pengkajian kasus kesakitan dan kematian ibu serta bayi dari sisi medis dan non medis 3. Memberikan pelayanan Skrining Hipotiroid kongenital (SHK) sesuai standar kepada bayi lahir di Kota Surabaya 4. Meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam promosi kesehatan di masyarakat 5. Meningkatkan sistem jejaring rujukan FKTP dan FKTRL

C. OUTPUT YANG INGIN DICAPAI
 

Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar 43881 Orang

D. RINCIAN KEGIATAN
 

1. Kegiatan AMP Sosial dan Medis 2. Sarasehan Gerakan Ibu Hamil Sehat 3. Pendampingan Ibu Hamil 4. Pendampingan Ibu Hamil dengan HIV 5. Pendampingan 1000 HPK 6. Pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) 7. Penyelenggaraan Pelayanan Neonatal Emergency Transport Services (NETS) 8. Penyelenggaraan Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Anak Terintegrasi (PKAT) 9. Pemilihan Duta Kesehatan Remaja 10. Penguatan jejaring rujukan FKTP dan FKTRL

3. TEMPAT DAN WAKTU
 

Dinas Kesehatan Kota Surabaya

4. PESERTA
 

Ibu Hamil, Ibu Balita, Bayi Baru Lahir, Calon Pengantin, Remaja

5. ANGGARAN
 

Rp. 4.358.980.335,-

6. JADWAL ACARA
 

Januari-Desember 2024

7. PENUTUP
 

Demikian Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini di buat sebagai panduan dalam pelaksanaan Sub Kegiatan Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil di Kota Surabaya Tahun Anggaran 2024.