A. | LATAR BELAKANG |
Gender adalah pembedaan peran, atribut, sifat, sikap dan perilaku yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Gender dapat diartikan sebagai peran yang dibentuk oleh masyarakat serta perilaku yang tertanam lewat proses sosialisasi yang berhubungan dengan jenis kelamin perempuan dan laki-laki. Kesenjangan gender di Indonesia relative masih sangat tinggi. Secara nyata tampak dari kondisi ketimpangan gender masih terjadi pada berbagai aspek bidang pembangunan seperti di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya dan bidang politik. |
|
B. | TUJUAN |
Pelindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Koleksisebagai upaya menggali, mengembangkan, melestarikan, dan memanfaatkan Koleksi.. |
|
C. | OUTPUT YANG INGIN DICAPAI |
Output yang ingin dicapai yaitu menggali, mengembangkan, melestarikan, dan memanfaatkan Koleksi agar dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Surabaya. |
|
D. | RINCIAN KEGIATAN |
Pelaksanaan kegiatan di Sub Kegiatan Pelindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Koleksi secara Terpaduyaitu Pemeliharaan Koleksi dilakukan Setiap bulan di tahun 2024 secara terjadwal |
|
3. | TEMPAT DAN WAKTU |
Kegiatan Pemeliharaan Koleksi dilakukan setiap Hari Senin di Ruang Konservasi Museum Sepuluh Nopember |
|
4. | PESERTA |
Peserta Pelindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Koleksi di 7 Museum, 1 Rumah Kelahiran dan 1 Balai Pemuda sejumlah 54 Orang terdiri dari Laki-laki 91 orang, Perempuan : 10 orang. Dengan berdasarkan Jenis Koleksi yang akan dipelihara, dikembangkan dan dimanfaatkan. |
|
5. | ANGGARAN |
Untuk pelaksanaan dalam sub kegiatan Kegiatan Pelindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Koleksi secara Terpadumenggunakan anggaran sebanyak Rp 450.849.060,-. |
|
6. | JADWAL ACARA |
- |
|
7. | PENUTUP |
Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Sub- kegiatan Kegiatan Pelindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Koleksi secara Terpadu pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata melalui Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender dalam upaya untuk menciptakan keadilan dan kesetaraan gender. |