Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /data/opd_dp3appkb/public_html/dp5a/wp-includes/functions.php on line 6260
Cegah permasalahan remaja, DP3APPKB lakukan Bina Keluarga Remaja (BKR) – DP3APPKB

Cegah permasalahan remaja, DP3APPKB lakukan Bina Keluarga Remaja (BKR)

DP5A Surabaya Avatar
Cegah permasalahan remaja, DP3APPKB lakukan Bina Keluarga Remaja (BKR)

Penanganan dan pencegahan permasalahan remaja dalam keluarga sangatlah penting. Hari ini DP3APPKB mengadakan kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) di Kantor DP3APPKB Surabaya.

Acara yang dibuka oleh Kepala DP3APPKB Bpk. Tomi Ardiyanto dihadiri oleh 54 peserta dengan Sasaran orang tua atau keluarga yang memiliki anak remaja dalam keluarga. Hal yang di ajarkan dalam Bina Keluarga Remaja adalah mendidik remaja secara fisik, psikis dan rohani terutama berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja.

Keberlangsungan program Bina Keluarga Remaja sudah sangat lama dan sudah banyak hal positif yang di dapatkan orang tua sehingga beberapa orang tua yang mengikuti program Bina Keluarga Remaja sudah mampu mendidik dan menjalankan program Bina Keluarga Remaja di keluarganya masing-masing.

Pembinaan remaja bertujuan untuk mengontrol remaja agar tidak melakukan hal-hal yang bersimpangan dengan kaidah kehidupan remaja tersebut, memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam menjalani usia remaja yang berlangsung di antara usia anak-anak menuju usia dewasa. Pembinaan yang baik untuk remaja mempengaruhi perkembangan hidup remaja tersebut.

Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) adalah suatu kelompok / wadah kegiatan yang terdiri dari keluarga mempunyai remaja usia 10-24 tahun yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua dalam rangka pengasuhan tumbuh kembang remaja.