
Sosialisasi Dinamika Remaja (Sosdir) kembali dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 di beberapa sekolah di Kota Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para siswa mengenai pencegahan tindak kekerasan dan bagaimana cara melindungi diri dari berbagai ancaman yang mungkin terjadi di lingkungan sekitar mereka. Dengan semakin meningkatnya kasus kekerasan yang melibatkan remaja, Sosdir menjadi salah satu program yang penting untuk memberikan edukasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Pada hari Jum’at, 11 Oktober 2024, SDN Pacar Keling V menjadi salah satu sekolah yang terpilih untuk mendapatkan sosialisasi mengenai topik ini. Kegiatan yang berlangsung di sekolah ini melibatkan seluruh siswa dan guru yang ada, dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi anak-anak. Sosdir bukan hanya memberikan pemahaman tentang potensi ancaman kekerasan, tetapi juga tentang pentingnya keberanian untuk melapor dan mencari pertolongan apabila mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan.
Para siswa diberikan pengetahuan yang praktis mengenai cara-cara perlindungan diri, baik itu di rumah, sekolah, atau di luar lingkungan sekolah. Salah satu materi yang ditekankan adalah bagaimana cara mengenali berbagai bentuk kekerasan, seperti kekerasan fisik, psikologis, dan seksual, serta bagaimana cara untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang. Melalui edukasi ini, diharapkan anak-anak dapat lebih sadar akan hak-hak mereka dan tahu langkah-langkah yang tepat yang harus diambil jika mereka merasa terancam atau tidak aman.
Selain itu, Sosdir juga memberikan informasi mengenai berbagai saluran yang dapat dihubungi apabila terjadi keadaan darurat, seperti nomor telepon darurat, layanan konseling, dan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang perlindungan anak. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh anak di Surabaya, terutama para siswa di tingkat sekolah dasar dan menengah, memiliki pengetahuan yang cukup untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan yang mungkin terjadi di sekitar mereka.
Kegiatan Sosdir ini juga memberikan kesempatan bagi para siswa untuk berdiskusi dan bertanya seputar masalah yang mereka hadapi, dengan bimbingan dari narasumber yang berpengalaman di bidang perlindungan anak. Dengan adanya interaksi langsung antara siswa dan fasilitator, diharapkan para siswa dapat lebih memahami betapa pentingnya menjaga keselamatan diri dan memiliki rasa percaya diri untuk berbicara ketika merasa terancam atau menghadapi situasi yang membahayakan.
Melalui kegiatan Sosdir yang rutin dilaksanakan di berbagai sekolah di Surabaya, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak, di mana mereka tahu bagaimana cara menghindari potensi kekerasan dan merasa lebih terlindungi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam mewujudkan kota yang ramah anak dan aman bagi seluruh warganya, khususnya generasi muda.
Dengan terus diselenggarakannya Sosialisasi Dinamika Remaja (Sosdir) ini, diharapkan akan semakin banyak anak yang paham mengenai hak-hak mereka dan tahu apa yang harus dilakukan dalam menghadapi ancaman atau kekerasan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah positif dalam menciptakan Surabaya sebagai kota yang lebih aman dan nyaman bagi anak-anak, dengan meningkatnya kesadaran mereka terhadap pentingnya perlindungan diri dan pencegahan kekerasan.